Mahasiswa Manajemen Bisnis Islam Laksanakan Ujian Akhir Berbasis Perencanaan Bisnis Terintegrasi
Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Islam telah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pengantar Manajemen dan Bisnis Islam dengan pendekatan berbasis perencanaan bisnis terpadu. Ujian ini dirancang tidak hanya untuk mengukur pemahaman teoritis, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan konsep manajemen dan praktik bisnis secara nyata.
Dalam ujian tersebut, mahasiswa diminta menyusun perencanaan bisnis yang komprehensif dan mempresentasikannya secara akademik. Setiap kelompok maupun individu diuji mulai dari proses design thinking sebagai kerangka berpikir inovatif, latar belakang pemilihan ide bisnis, hingga analisis strategis yang mencerminkan kelayakan usaha.

Adapun materi yang wajib disampaikan dalam presentasi meliputi design thinking, latar belakang ide bisnis, analisis SWOT, Business Model Canvas (BMC), Segmentation, Targeting, Positioning dan Unique Selling Proposition (STP–USP), serta strategi marketing, promosi, dan penjualan. Seluruh elemen tersebut disusun dengan mempertimbangkan prinsip manajemen modern dan nilai-nilai bisnis Islam.
Dosen pengampu mata kuliah Pengantar Manajemen dan Bisnis Islam, Maulidy Albar, S.E., M.SEI menyampaikan bahwa model ujian ini bertujuan untuk membangun pola pikir manajerial dan kewirausahaan mahasiswa sejak dini.
“Melalui ujian ini, mahasiswa tidak hanya diuji pemahamannya terhadap teori, tetapi juga bagaimana mereka mampu menyusun perencanaan bisnis yang logis, terstruktur, dan aplikatif sesuai dengan prinsip bisnis Islam,”
Maulidy Albar,S.E., M.SEI

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengenalan teknologi digital menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Mahasiswa diarahkan untuk mencoba membuat coding sederhana dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) guna membangun website bisnis dari ide usaha yang telah direncanakan.
“Kami ingin mahasiswa terbiasa memanfaatkan teknologi, termasuk AI, sebagai alat bantu dalam pengembangan bisnis. Ini menjadi bekal penting agar mereka adaptif terhadap perubahan dan tantangan dunia usaha ke depan,”
Maulidy Albar, S.E., M.SEI
Melalui pelaksanaan UAS ini, diharapkan mahasiswa Manajemen Bisnis Islam tidak hanya memahami konsep manajemen dan bisnis secara teoritis, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, kreativitas, serta kesiapan praktis dalam merancang dan mengembangkan bisnis yang berkelanjutan, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Berikut ini kami sertakan link website hasil kreasi dan ide Mahasiswa yang memanfaatkan bantuan teknologi tepat guna sasaran
